Ternyata Sebesar Ini Efek Menyukai Sesuatu
Ternyata Sebesar Ini Efek Menyukai Sesuatu

Ternyata Sebesar Ini Efek Menyukai Sesuatu

Posted on

Kali ini saya gak akan sharing tentang hal teknis, saya mau cerita saja apa yang baru saja saya rasakan dan saya alami.

Ternyata Ternyata Sebesar Ini Efek Menyukai Sesuatu.

Awal bulan maret saya terfikirkan untuk mengasah kembali kemampuan bahasa inggris saya, karena dulu kan pernah belajar di sekolahan selama belasan tahun wkwk.

Jika anda belum tau, saya sejak 2016 sangat tertarik dengan bahasa Jepang dan belajar terus sampai sekarang.

Nah di bulan april awal saya menemukan beberapa iklan tentang kursus bahasa inggris online di facebook saya.

Salah satunya adalah program kursus online dari kampung inggris kediri, yang bertajuk jago speaking.

Disitu saya mulai merasa tertantang untuk mengikutinya, karena skill bahasa inggris saya hanya sekedar baca dan tulis, namun sangat buruk di listening dan speaking.

Oke ini kesempatan saya untuk mengasah kembali kemampuan bahasa inggris saya.

Singkat cerita saya mengambil kursus jago speaking level 1 untuk 2 minggu kelas online via zoom, selama di kelas awal saya sangat tertantang.

Namun masalah muncul, yaitu otak saya susah mencari kosa kata bahasa inggris ketika speaking, jadi auto translate ke jepang. Disitu saya mulai merasa kurang nyaman karena ternyata belajar 2 bahasa dalam satu waktu itu tak mudah.

Ketika datang problem itu dan kelas pun sudah jalan 1 minggu pertama, saya bukan nya tertantang dan semangat tapi malah malas untuk mengikuti kelas online nya.

Disitu saya merasakan point kuat bernama rasa suka yang sangat berpengaruh disini.

Saya jadi mengingat kata kata dari mas Airul di grup SEO Indonesia, saya tidak mengingat detail kata kata beliau tapi kurang lebih seperti ini.

“Seseorang itu terjun ke dunia internet marketing biasanya karena 2 alasan.

Yang pertama karena emang dia suka ngulik, yang kedua karena dia tergiur dengan penghasilan besar.

Biasanya yang akan bertahan adalah yang orang pertama, karena ketika datang tantangan, dia gak akan nyerah tapi ngulik dan nyari solusi bahkan sampai begadang”

Saya menyadari ternyata power saya untuk belajar bahasa inggris ini kurang karena memang alasan dasarnya bukan karena suka, tapi karena mengira belajar bahasa inggris ini mudah dan karena bahasa internasional jadi saya perlu mempelajarinya lagi.

Ternyata ada tantangan sedikit saja bisa membuatku malas.

Berbeda dengan ketika saya belajar bahasa Jepang. Meskipun huruf kanji itu susahnya minta ampun tapi saya selalu semangat nguliknya, bahkan mencari artikel berbahasa inggris demi mencari best method for mastering kanji.

Skill reading bahasa inggris saya, saya pakai untuk belajar bahasa jepang wkwk.

Bisa jadi ini terpengaruh hal lain juga, seperti saya sangat menyukai anime namun tidak terlalu suka film hollywood, sehingga telinga saya juga terbiasa dengan native japanese daripada native english.

Bahkan saya menulis sebuah artikel rekomendasi movie anime terbaik sepanjang masa, untuk teman teman yang mencari tontonan anime berkualitas di masa pandemic kali ini.

Saking sukanya saya dengan dunia jejepangan ini.

Udah, di tulisan kali ini saya cuma pengen curhat apa yang sedang saya alami saja, jika anda membaca artikel ini sampai selesai, terima kasih telah menjadi pembaca yang baik.

Kalau ada saran untuk saya agar menjadi lebih baik, atau pendapat lain, boleh komen dibawah 🙂

Sampai jumpa di tulisan MaulanaAhsan.com di kesempayan selanjutnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.